PENGABDIAN MASYARAKAT PS TEKNIK PERTANIAN DAN BIOSISTEM UNU PURWOKERTO MELALUI PROGRAM PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN SAPI SEBAGAI PUPUK ORGANIK DI DESA WINDUJAYA KECAMATAN KEDUNGBANTENG

Windujaya-Kedungbanteng, Pola hidup sehat sedang menjadi topik hangat di berbagai belahan dunia saat ini, karenanya kebutuhan akan makanan berbahan dasar organik saat ini menjadi perbincangan serius dikalangan masyarakat dunia. Sehingga tak heran jika saat ini kita berkunjung ke supermarket maka dapat dengan jelas kita lihat ada sayur-sayuran atau buah-buahan yang memiliki label organik dengan harga yang lebih mahal. Hal tersebut tentunya menjadi pelung besar bagi negara Indonesia dan masyarakat pedesaan yang masih konsisten menggeluti bidang pertanian agar lebih inovatif dan berkembang mengikuti kebutuhan pasar dunia, dengan harapan suatu saat Indonesia bisa menjadi kiblat sayuran serta buah-buahan organik.

Rata-rata petani di Desa Windujaya masih menggunakan pupuk kimia an-organik untuk lahan dan tanaman dalam areal pertanian mereka, Namun demikian, rata-rata mereka memelihara ternak seperti kambing dan sapi, maka kami dari civitas akademika PS Teknik Pertanian dan Biosistem (PS TPB) UNU Purwokerto tergerak untuk melakukan penyuluhan tentang cara membuat pupuk organik dari kotoran sapi kepada para petani di desa tersebut. Narasumber penyuluhan dari Dosen PS TPB UNU Purwokrto yaitu Amas Agung Prabowo, S.TP.,M.Sc. Dalam penyuluhannya, beliau mengungkapkan Luaran yang ingin dicapai harapannya kegiatan penyuluhan ini memberikan dampak positif bagi warga sehingga dapat membantu meningkatkan taraf hidup mereka secara ekonomi. (DA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *